Bersiap dengan Serbuan Kuliner Unik Cheese Tea | Breaktime
Bersiap dengan Serbuan Kuliner Unik Cheese Tea
05.10.2017

Tren wisata kuliner seakan tak ada habisnya untuk terus diperbincangkan. Tak hanya aneka olahan makanan, tren minuman kekinian juga silih berganti menjadi highlight di dunia maya. Usai Indonesia dan berbagai belahan dunia dihebohkan dengan fenomena minuman bubble tea, unicorn frappuccino bikinan Starbucks, hingga mango tea ala Thailand, kini Taiwan membuat gebrakan baru berupa cheese tea. Cheese tea ini bukan berarti teh yang terbuat dari keju lho, B’timers! Penasaran?

Meski masih belum begitu booming di Indonesia, mayoritas negara di Asia sudah kebagian hype dari minuman gaul yang satu ini. Keju kini tak hanya menjadi alternatif kreasi makanan unik karena keju juga bisa ditambahkan dalam gelas minuman Anda. Tren kuliner unik berupa cheese tea ini pertama kali muncul di Taiwan pada tahun 2010 ketika penduduk lokal mulai menambahkan bubuk keju ke minuman teh mereka. Sebelum diperkenalkan ke berbagai negara Asia hingga kini mulai merambah negara-negara Barat, berbagai brand produsen cheese tea di Taiwan berinisiatif mengganti bubuk keju dengan lapisan tebal whipped white cheese.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Jangan Ketinggalan Tren Kuliner Serba Mangga Ini

Cheese tea boleh saja terdengar aneh bagi B’timers namun Anda boleh berbangga dengan popularitas minuman unik asal Taiwan yang telah menguasai pasar Asia dan Amerika ini. Apa sih sebenarnya cheese tea itu? Ide sederhana minuman unik ini dibuat dari minuman teh dingin dari berbagai varian teh, mulai dari fruity hingga oolong maupun green tea yang dituang ke dalam gelas plastik. Selanjutnya, tambahkan whipped cheese pada lapisan teratas sebagai topping. Minuman Instagrammable yang satu ini sebaiknya dinikmati bukan dengan menggunakan sedotan apabila dengan diaduk terlebih dahulu. Mengapa demikian?

Bersiap dengan Serbuan Kuliner Unik Cheese Tea | Breaktime
Salah satu pelopor tren cheese tea yang mulai menjamur di berbagai negara Asia

Rupanya, mengaduk cheese tea hanya akan mencampurkan lapisan teh dengan lapisan cheese foam. Hal tersebut justru dapat menghilangkan citarasa keju dan membuat Anda hanya mampu merasakan teh saja. Agar lebih terasa sensasi kejunya, Anda dapat membuka tutup gelas plastik kemudian menyeruput minuman langsung dari gelasnya. Efek busa keju yang menempel di atas bibir Anda akan semakin memperkaya nuansa keju yang dihasilkan dari cheese tea tersebut. Menyeruput cheese tea secara langsung dari gelas tanpa memakai sedotan juga akan memberikan pengalaman gastronomi unik berupa 1 lapisan rasa cheese tea yang diawali dari keju lalu eksotisme teh.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rahasia di Balik Trendingnya 3 Kafe di Bandung
Bersiap dengan Serbuan Kuliner Unik Cheese Tea | Breaktime
Penambahan lapisan cheese foam makin memperkaya citarasa khas minuman teh

Minuman teh dengan topping berupa lelehan keju mozzarella atau berlapis keju serut mungkin kedengaran aneh dan membuat Anda tak berselera untuk menikmatinya. Anda tak perlu khawatir, B’timers, karena topping cheese te sebenarnya terbuat dari cream cheese atau mild white cheddar. Rasa keseluruhan topping keju yang berpadu sempurna dengan minuman teh akan menghasilkan citarasa unik berupa rasa asin maupun manis, tergantung pada jenis teh yang digunakan. Saat ini, berbagai kafe yang menjajakan cheese tea mulai berani melakukan variasi terhadap menu cheese tea mereka, seperti menambahkan condensed milk ke topping keju.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tak Usah Ke Jerman, Rayakan Oktoberfest Di Paulaner

Salah satu gerai cheese tea yang tengah hits di Singapura ialah Regiustea. Popularitas penjualan merk tersebut bisa menjadi langkah awal dibukanya cabang gerai yang sama di Indonesia, sama halnya dengan popularitas aneka minuman gaul seperta mango tea asal Thailand yang sudah sejak beberapa lama menguasai pasar kuliner Indonesai. Cheese tea ala Regiustea sendiri terbilang unik karena topping berupa cheese foam terbuat dari keju krim Australia yang kemudian dicampur dengan susu kental manis dan aneka bahan lainnya. Sebelum diseduh, daun teh akan secara khusus direndam di dalam air dingin selama 8 jam untuk menghilangkan kader kafein. Cheese tea yang juga dapat diseduh dengan menggunakan teknik cold brew ini sebagian besar mengandung 80% keju.

Sudahkah B’timers tak sabar merasakan sendiri sensasi minuman unik cheese tea ala Taiwan ini? (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE