Berani Cicipi Menu Masakan Indonesia Ekstrem Ini | Breaktime
Berani Cicipi Menu Masakan Indonesia Ekstrem Ini?
19.10.2017

Sebagai negara kepulauan, Indonesia terdiri dari berbagai wilayah yang terpisah satu-sama lain serta memiliki unsur kebudayaan berbeda. Tak hanya pantai tropis dan panorama alam yang memukau, Indonesia juga menyimpan kekayaan berupa wisata kuliner unik khas setiap kawasan dan kelompok budaya. Makanan khas Nusantara seperti nasi goreng dan rendang menjadi beberapa jenis makanan tradisional yang disukai di mancanegara. Tempat wisata kuliner pun menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata Indonesia selain berbagai artefak budaya dan destinasi wisata alam.

Sejak zaman penjelajahan samudera hingga masa penjajahan, Indonesia terkenal sebagai salah satu negara penghasil rempah-rempah yang terkenal hingga ke seantero dunia. Hal itu menjadikan masakan Indonesia memiliki citarasa rempah dan kekhasan tersendiri yang selalu dirindukan. Namun tahukah B’timers bahwa selain menu standar yang bisa ditemukan di berbagai resto Indonesia, banyak sajian Nusantara yang menggunakan bahan cukup ekstrem? Berbagai menu masakan Indonesia berikut ini bisa jadi terdengar ngeri dan menjijikkan atau malah membuat penasaran bagi kalangan turis lokal dan mancanegara.

Dimulai dari ujung timur Indonesia, tepatnya Provinsi Papua, salah satu koleksi kuliner ekstrem khas Pulau Cendrawasih kali ini berasal dari olahan binatang yang bagi sebagian besar penduduk kota terbilang menjijikkan. Disebut dengan ulat sagu atau ulat mulong, ulat gemuk berwarna putih dan badan berbuku-buku ini sebenarnya tak hanya dapat ditemukan di pohon sagu yang sudah mati dan mulai lapuk saja. Ulat yang juga memiliki habitat di pohon kelapa yang sudah mati ini merupakan makanan tradisional Suku Kamoro di Papua.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Paella, Makanan Spanyol Citarasa Arab-Romawi

Dikenal memiliki kandungan protein, vitamin, dan asam amino tinggi serta bebas kolesterol, ulat sagu bisa dikonsumsi langsung mentah-mentah maupun dimasak dalam bentuk sate, gulai, sup, hingga direbus lalu dicocol sambal. Kuliner unik yang juga dikonsumsi di beberapa daerah di Maluku dan Indonesia Timur lainnya ini dipercaya berkhasiat sebagai jamu hingga obat kuat bagi pria apabila dimakan mentah. Larva dari kumbang merah ini bisa Anda dapatkan dengan mudah dengan menebang batang pohon sagu atau kelapa lalu membiarkan hingga busuk, sebelum membelah batang pohon dan memanen gerombolan ulat sagu gemuk yang terkenal gurih ini.

Berani Cicipi Menu Masakan Indonesia Ekstrem Ini | Breaktime
Tikus panggang ala Minahasa yang berkilat menggoda dengan olesan mentega

Usai dari Papua, kini Breaktime mengajak Anda beralih ke Minahasa, Manado, Sulawesi yang memiliki menu masakan Indonesia ekstrem berupa sajian tikus panggang. Anda tak perlu khawatir terkontaminasi tikus yang terkenal hidup jorok karena tikus yang diolah di Minahasa konon merupakan tikus yang tinggal di alam dan ditangkap dari hutan, bukan tikus yang tinggal di got dan atap rumah seperti di kawasan perkotaan. Di Minahasa, tikus-tikus gemuk dari hutan tersebut akan diolesi mentega lalu dipanggang dan disantap sebagai sajian utama. Penduduk setempat maupun turis yang berani mencicipinya mengaku bahwa citarasa tikus panggang ternyata tak jauh beda dengan ayam bakar.

Dari Pulau Jawa, tepatnya daerah Gunung Kidul, Yogyakarta, terdapat kuliner yang tak kalah ekstrem yang diolah dari belalang. Hama pertanian yang satu ini rupanya dimanfaatkan warga setempat sebagai bahan makanan yang terbukti kaya akan protein. Masa hidupnya yang musiman saat penghujan saja menyebabkan belalang cukup susah ditemukan sepanjang tahun sehingga cenderung dijual dengan harga mahal. Belalang biasa ditangkap petani di area persawahan dengan menggunakan lem atau pancing terbang lalu dikejar bersama-sama.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Aneka Bumbu Unik untuk Citarasa Masakan nan Beda

Belalang matang yang banyak ditemukan dijual di berbagai toko di sepanjang jalan kota Wonosari ini tentu saja layak Anda cicipi saat berlibur kemari, terutama dengan kombinasi sempurna nasi tiwul atau nasi putih panas dengan sambal dan lalapan. Makanan tradisional yang menjadi salah satu penggerak roda perekonomian di Gunung Kidul ini dapat diolah dengan mudah dengan cara digoreng hingga renyah sebelum dimakan sebagai lauk pendamping nasi. 

Berani Cicipi Menu Masakan Indonesia Ekstrem Ini | Breaktime
Tak hanya daging sapi, kambing, atau ayam, ternyata biawak juga nikmat dijadikan sate

Binatang melata yang menyerupai komodo dan biasa tinggal di sungai atau rawa-rawa ini dijadikan salah satu makanan khas di kawasan Jawa. Meski terlihat ekstrem dan menjijikan, sate biawak tersohor sebagai salah satu kuliner tradisional yang bekhasiat menyembuhkan gatal-gatal pada kulit. Tak hanya memiliki khasiat kesehatan, sate biawak juga terkenal lezat dan banyak dicari para wisatawan. Sebagai obat gatal, daging biawak banyak dijual dalam kemasan botol yang berisi minyak.

Dari Pulau Kalimantan, Suku Banjar memiliki makanan tradisonal berupa pakasam. Terbuat dari fermentasi ikan air tawar yang telah bersih dari sisik lalu disimpan dalam larutan garam, dibubuhi sumber bakteri asam laktat, dan disimpan dalam wadah selama sepekan. Pakasam bisa dinikmati langsung atau diolah menjadi aneka masakan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Dessert Apel Ini Dibuat Hanya Dengan 6 Bahan!

Meski tergolong ekstrem dan cenderung menjijikkan, berbagai menu tersebut tentu saja layak dicoba bagi yang bernyali tinggi dan ingin menggali khazanah kuliner eksotis menu masakan Indonesia. (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE