Bawang Putih: Beda Teknik Pengolahan, Beda Rasa? | Breaktime
Bawang Putih: Beda Teknik Pengolahan, Beda Rasa, Lho!
10.12.2015

Gemar bereksperimen di dapur pastinya menjadikan B’timers lebih akrab dengan bumbu dapur  ya, utamanya bawang putih. Bumbu dapur satu ini memang hampir tak pernah ditinggalkan ketika Anda mengolah menu tradisional, western food, maupun Chinese dan Japanese food.

Namun, tahukah B’timers bahwa beda pengolahan bawang putih ternyata juga memberikan rasa dan aroma yang berbeda pula pada masakan? Nah kaget, kan? Yuk, simak cooking hacks dari Breaktime seputar macam-macam cara mengolah bawang putih berikut ini:

Cincang kasar dengan pisau

Bawang Putih: Beda Teknik Pengolahan, Beda Rasa? | Breaktime
Rasanya mild, lembut, dan manis

Bila Anda menginginkan potongan bawang putih tidak terlalu berair, teknik cincang kasar dengan pisau ini bisa diandalkan. Pertama, memarkan bawang putih dengan salah satu sisi pisau, kemudian cincang kasar.

Kekuatan rasa bawang putih dengan teknik ini tergolong sedang. Bahkan, ketika dikunyah pun rasanya tetap tak terlalu kuat. Saat menumisnya, Anda hanya perlu menggunakan api kecil saja.

Ditekan dengan alat

Bawang Putih: Beda Teknik Pengolahan, Beda Rasa? | Breaktime
Rasanya lebih tajam dan terasa panas di tenggorokan

Bila Anda ingin rasa bawang putih yang lebih tajam, gunakan saja alat penekan bawang. Masukkan bawang ke dalam alat, tekan dengan tangan. Sesaat kemudian bawang putih akan keluar dari sela-sela lubang alat yang menjadikannya lebih juicy. Jangan kaget bila saat memakannya, lidah B’timers akan seolah terbakar selama 5 detik.

Dihaluskan

Bawang Putih: Beda Teknik Pengolahan, Beda Rasa? | Breaktime
Rasanya sedap, manis, dan cukup lembut

Bila B’timers menginginkan tekstur bawang putih yang lebih lembut namun menawarkan rasa yang tak terlalu tajam, cobalah menghaluskannya. Yap, dengan mengandalkan mortar dan pistil Anda bisa melembutkan bawang putih. Teknik ini juga tak akan membuat bawang putih terasa panas di lidah. Bahkan, B’timers bisa merasakan adanya rasa manis dari bawang putih yang dihaluskan.

Knife-blade pureeing

Bawang Putih: Beda Teknik Pengolahan, Beda Rasa? | Breaktime
Rasanya pertengahan, tidak terlalu kuat dan tajam aromanya

Ini bukan teknik yang mudah dikuasai sembarang orang. Namun, dengan sedikit belajar B’timers bisa dengan mudah melakukannya, kok. Pertama, cincang kasar bawang putih, kemudian tekan dengan sisi samping permukaan pisau hingga lembut layaknya puree.

Pastikan jumlah bawang putih yang akan dijadikan puree tak terlalu banyak agar Anda bisa menghaluskannya dengan baik. Rasanya tergolong mild sampai-sampai balita pun bisa menolerir rasanya.

Microplane

Bawang Putih: Beda Teknik Pengolahan, Beda Rasa? | Breaktime
Rasanya paling tajam dan pahit di lidah

Dengan menggunakan alat seperti gambar, B’timers bisa menghasilkan bawang putih yang penampilannya mirip dengan puree. Sayangnya, metode ini menjadikan rasa bawang putih begitu tajam di lidah. Bahkan, teknik ini menjadikan bawang putih meninggalkan rasa pahit saat di mulut.

Dengan mengenali kelima teknik tersebut, B’timers bisa menentukan teknik manakah yang paling tepat digunakan. Selain itu, mengolah bawang putih dengan bahan berlemak ataupun tidak juga dapat mempengaruhi cita rasa yang diberikan. Be careful, ya! (vsc)

Share This Article