Awas, Waspadai Makanan yang Membahayakan Otak! | Breaktime
Awas, Waspadai Makanan yang Membahayakan Otak!
18.02.2016

Mengonsumsi makanan ditujukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, Anda juga wajib waspada terhadap makanan yang membahayakan otak, ya, B’timers. Untuk itu, kali ini Breaktime mengulas beberapa makanan yang sebaiknya Anda waspadai sebelum mengonsumsinya.

Tuna

Ikan laut seringkali dianggap sebagai makanan sehat dengan kandungan omega 3 yang tinggi dan sangat baik untuk tubuh. Sayangnya, tidak dengan tuna. Makanan laut yang satu ini memiliki kandungan merkuri yang cukup tinggi dan dapat menganggu fungsi kognitif. Anda bisa mengonsumsi salmon, sarden dan mackerel sebagai gantinya.

Awas, Waspadai Makanan yang Membahayakan Otak! | Breaktime
Meskipun nikmat, tuna memiliki kandungan merkuri tinggi

Lemak trans

Lemak trans benar-benar harus dihindari karena tak hanya dapat meningkatkan risiko obestitas dan kesehatan jantung, tapi juga berpotensi sebagai makanan yang membahayakan otak. Selain menjadi pemicu Alzheimer, lemak trans juga dapat menurunkan kemampuan kognitif dan memperkecil ukuran otak.

Gula tambahan

Gula seringkali dihindari karena menjadi penyebab lonjakan insulin yang meningkatkan peradangan dan kerusakan pembuluh darah serta saraf. Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Brain, Behavior and Immunity, menyebutkan bahwa gula berlebih dapat menyebabkan peradangan pada pusat kendali memori otak.

Lemak jenuh

Lemak jenuh seringkali dikaitkan dengan pembentukan plak otak yang menyebabkan Alzheimer sebagai efek jangka panjang. Namun, Ewan McNay, Ph. D, asisten profesor ilmu saraf di University at Albany, mengatakan bahwa lemak jenuh dapat menyebabkan gangguan jangka pendek berupa penurunan kemampuan otak untuk belajar dan membentuk kenanangan baru.

Awas, Waspadai Makanan yang Membahayakan Otak! | Breaktime
Fast food merupakan paket lengkap untuk merusak otak

Makanan olahan

Makanan olahan umumnya memiliki kandungan tinggi lemak, gula ataupun sodium. Dampak buruk lemak dan gula telah dijelaskan sebelumnya, sedangkan makanan tinggi sodium dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Neurobiology of Aging dapat menyebabkan kabut otak, tekanan darah, gangguan kesehatan jantung dan penurunan kognitif.

Fast food

Fast food merupakan paket lengkap makanan berbahaya yang wajib Anda hindari. Kandungan lemak trans, lemak jenuh, sodium, dan gula tak hanya dapat menyebabkan masalah bagi otak dan organ tubuh lainnya, tapi juga dapat meningkatkan risiko hingga 40 persen terhadap depresi.

Selain berbagai makanan yang membahayakan otak tersebut, suplemen zat besi juga dapat menyebabkan penyakit Alzheimer yang berhubungan dengan plak penyebab kematian sel saraf. (dfr)

Share This Article