7 Mie Khas Asia yang Menggoyang Lidah | Breaktime
7 Mie Khas Asia yang Menggoyang Lidah
12.10.2015

Apa yang dalam benak B’timers jika mendengar kata mie? Tentunya akan langsung terbayang olahan dari tepung dan telur yang dibentuk memanjang menyerupai tali. Ya, mie adalah makanan pokok yang dikonsumsi di beberapa negara Asia. Setiap negara memiliki masakan khas yang berbahan dasar mie, seperti contohnya udon dan ramen dari Jepang. Selain udan dan ramen, di Asia sendiri ada begitu banyak jenis makanan berbahan dasar mie yang menarik untuk B’timers ketahui. Berikut daftarnya!

Soba

Soba rata-rata memiliki warna kecokelatan dan rasanya sedikit pedas
Soba rata-rata memiliki warna kecokelatan dan rasanya sedikit pedas

Soba merupakan saijan berbahan dasar mie dari Jepang selain udon dan ramen. Di negara Matahari Terbit tersebut, soba masuk dalam daftar makanan tradisional yang dikonsumsi ketika malam pergantian tahun sebagai simbol panjang umur. Mie jenis ini memiliki tekstur sedikit kenyal dan tetap nikmat untuk dinikmati baik ketika masih panas atau juga saat sudah dingin.

Cellophane

Teksturnya lembut dan sangat mudah hancur jika direbus terlalu lama
Teksturnya lembut dan sangat mudah hancur jika direbus terlalu lama

Jika di Indonesia cellophane dikenal dengan nama sohun atau soun. Perlu diingat bahwa sohun berbeda dengan bihun walaupun sekilas terlihat sangat mirip, akan tetapi sohun lebih lembek ketika dimasak. Sohun ini merupakan salah satu jenis mie yang banyak digunakan sebagai bahan campuran makanan di beberapa negara Asia Timur, seperti Korea, Thailand dan Vietnam.

Vermicelli

Tidak jarang orang salah mengira bihun adalah sohun
Tidak jarang orang salah mengira bihun adalah sohun

Bila B’timers tidak familiar dengan nama vermicelli, bagaimana dengan nama bihun? Ya, nama bihun cukup familiar karena banyak digunakan di Indonesia. Mie satu ini memiliki bentuk dan tampilan mirip sohun akan tetapi lebih ulet dan tidak gampang lunak. Biasanya, bihun dijadikan pelengkap jenis masakan sup atau juga digoreng.

Mie beras

Mie satu ini berukuran besar-besar dan tidak seperti bentuk mie pada umumnya
Mie satu ini berukuran besar-besar dan tidak seperti bentuk mie pada umumnya

Mie yang memiliki nama lain kwetiau ini terbuat dari tepung beras dan air. Mie jenis ini termasuk makanan gluten-free yang dapat Anda temukan di pasar-pasar tradisional di banyak negara di Asia. Mie beras ada dalam bentuk kering dan basah yang sangat cocok dimasak dengan cara digoreng ataupun menggunakan kuah.

Somen

Biasanya, somen dijual dalam satu ikatan dalam jumlah banyak
Biasanya, somen dijual dalam satu ikatan dalam jumlah banyak

Mie yang berasal dari Jepang ini terbuat dari tepung gandum dan minyak. Bentuknya mirip sapu lidi yang sangat rapuh dan rentan patah. Teksturnya sangat lembut dan rasanya gurih. Pada umumnya, somen dicampur dengan makanan yang memiliki kuah.

Wonton

Biasanya bahan dasar wonton juga digunakan untuk membuat kerupuk pangsit
Biasanya bahan dasar wonton juga digunakan untuk membuat kerupuk pangsit

Wonton atau dapat disebut dengan gandum Cina ini merupakan hidangan khas yang banyak ditemui di restoran atau rumah makan oriental. Ciri khas dari wonton adalah berwarna kuning dan berbentuk segi empat dan biasa dijadikan pembungkus adonan dari ayam ataupun daging. Wonton dapat dimasakan dengan cara digoreng, kukus atau rebus.

Lo Mein

Pada umumnya, lo mein dihidangkan terpisah dengan sup dan dibiarkan kering
Pada umumnya, lo mein dihidangkan terpisah dengan sup dan dibiarkan kering

Kata lo mein sendiri berasal dari bahasa Kanton yang memiliki arti mie aduk atau mie lempar. Mie satu ini terbuat dari gandum yang kebanyakan dicampur dengan daging, seafood, dan sayuran. Tampilannya mirip dengan mie-mie kuning pada umumnya dan sekarang sudah dikembangkan dan disesuaikan dengan lidah orang-orang Amerika Serikat.

Rata-rata jenis mie di atas banyak digunakan di berbagai negara di Asia, bahkan tidak hanya disajikan oleh para chef atau tukang masak restoran saja, orang-orang umum juga terkadang menjadikannya makanan sehari-hari. Mana nih, yang jadi favorit B’timers?

Share This Article