Menu Khas Lebaran Dunia dan Negara Non-Muslim | Breaktime
4 Makanan Khas Lebaran Negara-Negara Non-Muslim
12.07.2015

Di Indonesia, ketupat dan opor merupakan makanan khas Lebaran yang haram absen di meja makan saat Idul Fitri. Tak cuma di Indonesia, setiap negara pasti memiliki makanan-makanan khas yang selalu hadir saat Lebaran. Tapi bagaimana ya, dengan negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan pemeluk agama Islam?

Yuk, cari tahu hidangan khas Lebaran di negara-negara non-muslim berikut ini!

Sa Nwin Ma Kin - Myanmar

Gurihnya kue khas Lebaran dari Myanmar
Gurihnya kue khas Lebaran dari Myanmar

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Budha, di Myanmar ternyata juga ada hidangan yang selalu muncul saat Lebaran tiba. Makanan khas ini berupa kue yang terbuat dari butiran gandum atau semolina bernama Sa Nwin Ma Kin.

Mie La Mian - Cina

Lebaran pun penduduk Cina tak bisa terlepas dari mie
Lebaran pun penduduk Cina tak bisa terlepas dari mie

B’timers pasti tahu kalau di Negeri Panda  ini, mie jadi makanan istimewa yang selalu hadir di saat-saat penting seperti hari ulang tahun ataupun  tahun baru. Saat Lebaran, umat muslim di Cina ternyata juga mengonsumsi mie yang disebut dengan Mie La Mian.

Hyderabadi Haleem  - India

Bubur dengan rasa rempah khas India
Bubur dengan rasa rempah khas India

Negara yang terkenal dengan Sungai Gangga-nya ini, memiliki makanan khas Lebaran yang mirip dengan bubur bernama Hyderabadi Haleem.  Dengan tekstur halus dan cita rasa yang gurih, bubur yang ditaburi potongan daging domba, kayu manis, dan rempah-rempah ini tak pernah absen saat Lebaran tiba.

Samai - Fiji

Lezatnya Samai khas Pulau Fiji
Lezatnya Samai khas Pulau Fiji

Di kepulauan tropis yang terletak di timur laut Australia ini, pemeluk agama Islam hanya berkisar 7% dari total 63 ribu lebih penduduk yang beragama lain. Walaupun begitu, perayaan Lebaran di Fiji juga semarak seperti di daerah-daerah lainnya. Untuk makanan khasnya, di Fiji memiliki hidangan yang selalu hadir di saat Lebaran bernama Samai.

Kalau di kampung halaman B’timers, adakah menu-menu yang hanya muncul setahun sekali saat Lebaran?

Share This Article