Buah dan Sayur ‘Beracun’ Jika Bukan Organik | Breaktime
4 Buah dan Sayur yang ‘Beracun’ Jika Bukan Organik
22.04.2015

Saat proses penanaman buah dan sayur, para petani menggunakan pestisida untuk membasmi hama dan melindungi tanaman dari penyakit. Di satu sisi, hal ini memang baik untuk tanaman. Namun di sisi lain, Anda yang mengonsumsinya bisa ikut teracuni sisa pestisida yang tak hilang secara sempurna setelah dicuci ataupun dimasak.

Wah, tentu tak mau kan, racun berbahaya ini masuk ke tubuh melalui buah dan sayur yang B’timers konsumsi? Terlebih lagi, ada buah dan sayur tertentu yang kandungan pestisidanya lebih tinggi sehingga akan jauh lebih aman jika Anda mengonsumsi versi organiknya, seperti berikut ini:

Paprika 

Salah satu olahan berbahan dasar paprika organik: fried eggs in stuffed peppers
Salah satu olahan berbahan dasar paprika organik: fried eggs in stuffed peppers

Paprika non-organik memiliki kandungan pestisida sebesar 68 % yang melekat pada bagian kulit. Padahal, paprika juga biasa dikonsumsi mentah tanpa dikupas kulitnya. Maka dari itu, akan jauh lebih aman jika Anda memilih paprika organik yang ditanaman tanpa menggunakan bahan kimia.

Stroberi 

Healty greek yogurt with strawberry, kudapan sehat saat lunch
Healty greek yogurt with strawberry, kudapan sehat saat lunch

Buah stroberi memiliki permukaan lebar dengan lekukan-lekukan kecil yang membuat pestisida susah dibersihkan ataupun dihilangkan. Menurut Environmental Working Group (EWG), stroberi non-organik mengandung pestisida hingga 90 %. Tentu bisa Anda bayangkan berapa banyak racun yang bisa masuk ke dalam tubuh, terlebih lagi stroberi lebih banyak dikonsumsi dalam keadaan segar.

Pir

Olahan sehat buah pir, pear smoothie with a sprig of mint
Olahan sehat buah pir, pear smoothie with a sprig of mint

Seperti halnya stroberi, pir non-organik memiliki kandungan pestisida yang cukup tinggi mencapai 94, 4 %. Hal ini disebabkan pir mempunyai permukaan kulit yang kasar sehingga pestisida menempel dengan kuat dan susah dihilangkan. Untuk menghindari racun ini, B’timers lebih baik mengonsumi pir organik yang bebas bahan kimia.

Bayam 

Kelaparan saat diet, egg and spinach salad ini bisa dicoba!
Kelaparan saat diet, egg and spinach salad ini bisa dicoba!

Bayam merupakan sayuran hijau yang banyak sekali mengandung protein, vitamin A, C, E, dan K, thiamine, riboflavin, vitamin B6, folat, kalsium, zat besi, serta magnesium. Sayangnya, dalam seikat bayan non-organik terdapat kandungan pestisida hingga 83,4 %. Supaya Anda bisa memperoleh manfaat bayam yang lebih optimal, tentu bayam organik layak jadi pilihan! 

Meski B’timers sudah membeli buah dan sayur organik, tapi jangan lupa untuk tetap mencucinya sebelum dikonsumsi, ya! Dengan demikian, tubuh akan memperoleh asupan yang penuh nutrisi dan juga bebas racun berbahaya.

Share This Article