Seafoods yang Paling Banyak Timbulkan Alergi | Breaktime
3 Seafoods yang Paling Banyak Timbulkan Alergi
13.03.2015

Seafoods merupakan makanan yang kaya akan protein namun rendah kalori dan lemak jahat. Selain itu, seafoods juga tinggi kandungan vitamin dan mineral yang bisa menunjang kesehatan tubuh. Namun, sayangnya banyak orang yang alergi terhadap bahan makanan yang bisa diolah menjadi berbagai sajian menakjubkan ini. 

Alergi tersebut disebabkan oleh beberapa kandungan yang terdapat di dalam seafoods, seperti halnya amines dan  parvalbumin. Nah, bagi B’timers yang memiliki alegi terhadap seafoods, wajib menyimak informasi menarik tentang berbagai hasil laut yang paling banyak menimbulkan alergi berikut ini: 

Tuna

Sashimi tuna nan lezat dan bergizi, namun hati-hati bagi yang alergi
Sashimi tuna nan lezat dan bergizi, namun hati-hati bagi yang alergi

Tuna memiliki parvalbumin, sebuah protein yang mengandung residu asam amino sehingga dapat memicu terjadinya alergi. Gejala yang ditimbulkan saat B’timers alergi terhadap tuna adalah diare, wajah menjadi pucat, demam, kulit memerah, dan dalam kondisi yang parah bisa tak sadarkan diri. Kalau memang Anda memiliki alergi terhadap tuna, olahan makanan seperti sushi, sashimi, dan steak tuna sebaiknya dihindari. 

Udang

Udang merupakan salah satu seafood yang paling banyak memicu alergi
Udang merupakan salah satu seafood yang paling banyak memicu alergi

Sebenarnya tidak hanya udang saja, jenis crustacean yang lainnya seperti lobster dan kepiting juga dapat menyebabkan alergi. Bahkan bisa dibilang jika udang merupakan salah satu hasil laut yang paling banyak menimbulkan alergi. Udang memang memiliki kandungan amines, salah satu jenis protein yang muncul pada proses pemanasan, dan dapat menyebabkan alergi pada sistem pernapasan serta paru-paru. 

Kerang

Hati-hati saat memakan olahan kerang seperti resh organic raw oysters
Hati-hati saat memakan olahan kerang seperti resh organic raw oysters

Seperti halnya udang, kerang juga mengandung amines yang dapat memicu timbulnya alergi. Beberapa gejala yang nampak pada penderita alergi kerang adalah sesak napas, perut kram, diare, dan gatal-gatal. B’timers yang memiliki alergi terhadap kerang tak hanya perlu menghindari kerang, namun juga berbagai olahannya seperti saus tiram.

Kalau Anda memang memiliki riwayat alergi terhadap seafood, maka perlu ekstra hati-hati saat mengonsumsi berbagai jenis makanan terutama saat bersantap di restoran. Dalam beberapa kasus, tak cuma melahap seafood saja yang bisa menimbulkan reaksi alergi, bahkan mencium aromanya saja bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Namun jika B’timers bebas alergi seafood, bersyukurlah karena bisa menyantap sajian lezat kaya protein satu ini!

Share This Article